WELCOME TO MY BLOG.. ENJOY! ;-)

Senin, 13 Mei 2013

Word Processing


Apa Yang Dimaksud Dengan Word Processing?


Perangkat lunak pengolah kata (Bahasa Inggrisword processor) adalah suatu aplikasi komputer yang digunakan untuk produksi (termasuk penyusunan, penyuntingan, pemformatan, dan kadang pencetakan) segala jenis bahan yang dapat dicetak. Contoh perangkat lunak pengolah kata adalah Microsoft Word dan OpenOffice.org Writer
Istilah Word Processing diperkenalkan oleh IBM pada awal tahun 1960-an, dan IBM mendefinisikannya sebagai, “the combination of people, procedures, and equipment which transforms ideas into printed communications,” (kombinasi antara orang, prosedur, dan peralatan yang mengubah ide-ide menjadi komunikasi tercetak), dan istilah itu digunakan untuk menyebut mesin ketik elektrik buatan IBM, Selectric, yang merupakan word processor pertama.

IBM memasarkan word processor praktis pertama di dunia, yang mampu melakukan koreksi, dan memiliki pita penyimpanan magnetis, pada 14 Juni 1964.

Pada tahun 1970-an, masyarakat umum menggunakan istilah word processor untuk menyebut mesin ketik semi otomatis yang setidaknya memiliki fungsi edit dan koreksi, dan mampu menghasilkan salinan (copy) yang sempurna. 

Memasuki tahun 1976, Wang Laboratories memperkenalkan mesin ketik yang dilengkapi monitor CRT, dan hal itu menjadi terobosan besar pada masa itu. Mesin tersebut menampilkan teks pada layar CRT, dan memiliki karakteristik-karakteristik penting dari aplikasi-aplikasi word processor yang kita kenal saat ini. Sejak itu pula, istilah word processor pun beralih pada mesin berbasis CRT.

Untuk penyimpanan data, beberapa mesin CRT generasi awal menggunakan pita magnetik, sampai kemudian muncul floppy disk atau disket floppy. Sedangkan untuk mencetak dokumen, awalnya menggunakan mesin ketik Selectric IBM, sampai kemudian digantikan oleh printer daisy wheel atau printer dot-matrix.

Ketika era personal computer (PC) dimulai, word processor berbasis software yang berjalan pada PC mulai menggantikan mesin word processor yang bersifat khusus sebelumnya, dan istilah word processor kemudian mulai merujuk pada software, bukan lagi hardware. 

Di masa sekarang, selain untuk menyimpan dokumen dan diedit kembali, aplikasi word processor modern juga menawarkan fitur-fitur yang sangat kaya—dari pengecekan ejaan, penghitungan kata dan karakter, thesaurus, sampai mampu terhubung dengan e-mail dan internet secara otomatis.
Word Processing alias pengolahan kata merupakan sebuah proses penambahan teks pada sebuah word processing unit seperti sebuah komputer atau mesin tik (typewriter). Kata-kata yang diketik disimpan pada komputer atau pada aplikasi word processor secara sementara untuk memungkinkan proses editing sebelum pembuatan dokumen fisik (hard copy).
Istilah “word processing” merupakan sebuah istilah yang cukup umum, sehingga dapat mengacu pada beberapa jenis penulisan tanpa penggunaan ballpoint dan kertas. Mesin tik sebagai contohnya, memproses kata secara langsung pada sebuah kertas tanpa menyimpan data, sementara komputer menggunakan program khusus untuk menyimpan data yang diketik sebelum mencetaknya.
Mesin tik modifikasi telah umum digunakan sebelumnya untuk melakukan word processing. Mesin tik tersebut dapat menyimpan data (biasanya dengan menggunakan chip komputer), sebelum mencetaknya menjadi sebuah halaman dokumen. Orang yang menggunakan word processor dapat memeriksa hasil tulisan dari adanya kesalahan ketika sebelum mereka mencetaknya menjadi dokumen final.
Ketika komputer telah menjadi umum digunakan, baik di tempat kerja maupun di rumah, perangkat word processor menjadi usang alias ketinggalan zaman. Walau begitu, terdapat beberapa model yang masih digunakan untuk berbagai macam tujuan, termasuk sebagai sarana edukasi pelajar atau siswa dengan kebutuhan khusus.
Komputer telah mengambil alih tugas pengolahan kata (word processing). Komputer menghadirkan berbagai macam fitur yang memudahkan penggunanya ketika melakukan pengolahan kata untuk menjadi dokumen. Data disimpan pada dokumen elektronik yang dapat dibuka, ditutup, disimpan, ataupun diedit kapan saja. Hal ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan berbagai macam koreksi sebelum data tersebut dicetak menjadi sebuah dokumen fisik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar